5 Langkah Evaluasi Sistem HRIS

Titus 30 January 2010

Salam jumpa HRD di Indonesia

Apakah perusahaan Anda tertarik untuk menggunakan Perangkat Lunak Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (Human Resources Information System - HRIS)? Lalu bagaimana sistem yang sesuai dengan kebutuhan Anda, anggaran, dan pertumbuhan perusahaan?

Ada lima langkah yang dapat Anda lakukan dalam memilih SISDM (HRIS) yang tepat.

1. Tentukan kebutuhan teknologi HRIS
2. Temukan vendor / developer HRIS yang sesuai dengan kebutuhan anda.
3. Tentukan performa Teknologi HRIS yang Anda inginkan (terintegrasi dengan sistem lainnya, berbasis web atau bukan)
4. Membuat daftar pilihan HRIS yang potensial
5. Pilih HRIS dan ajukan proposal ke pimpinan perusahaan


1. Tentukan Kebutuhan teknologi HRIS Anda

Sebelum Anda meminta pembuatan demo dan mengevaluasi sistem, Anda harus memiliki ide yang baik mengenai apa yang Anda perlukan dari sistem tersebut. Hal ini adalah langkah yang paling penting dalam proses seleksi HRIS. Semakin detail Anda dengan langkah ini, semakin besar kemungkinan Anda untuk menemukan sistem yang sesuai dengan kebutuhan Anda.

Ajukan pertanyaan berikut untuk mengidentifikasi kebutuhan HRIS:
a) Apakah sistem ini digunakan di kantor pusat saja atau terintegrasi dengan kantor cabang?
b) Apakah berbasis web atau bukan?
c) Sajian laporan HRIS apa yang akan Anda butuhkan?
d) Data-data apa yang Anda butuhkan untuk ditelusuri?
e) Apakah departemen lain seperti penggajian, pelatihan, dan manajemen memiliki keterkaitan dengan sistem HRIS ini?
f) Apakah sistem ini berdiri sendiri atau perlu terkoneksi dengan sistem informasi lain dalam perusahaan seperti keuangan dan akuntansi?

2. Temukan vendor / developer HRIS yang sesuai

Bukalah Google dan carilah informasi tentang Vendor HRIS. Mintalah proposal dari beberapa vendor yang Anda menarik minat Anda. Evaluasilah penawaran mereka serta dukungan layanan purna jual mereka. HRIS bukanlah sistem yang mati tetapi ia berkembang sejalan dengan laju dan pemekaran perusahaan. Oleh sebab itu fleksibilitas pengembangan ke depan harus ada dalam sistem itu. OrangeHRM merupakan sebuah sistem HRIS yang tepat itu hal itu.

Kecocokan untuk menemukan vendor yang tepat dalam membangun HRIS sangatlah penting. Pastikan bahwa komunikasi dan konsultasi yang Anda jalin dengan vendor bisa tertuang dalam pemahaman HRIS yang sama pada kedua belah pihak.

3. Tentukan performa Teknologi HRIS yang Anda inginkan

Dalam praktek pengelolaan SDM sehari-hari, keterkaitan dengan departemen lain dalam perusahaan tidak dapat diabaikan. Ada kaitan erat antara HRD dengan penggajian, keuangan, akuntansi, produksi, marketing dan HRD. Semua departemen menggunakan SDM yang diwadahi oleh departemen HRD.

Oleh sebab itu dalam membangun sistem HRIS libatkanlah departemen lain sehingga sistem yang dibangun nantinya akan meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam hal komunikasi dan koordinasi dengan departemen lain.

4. Membuat daftar pilihan HRIS yang potensial

Setelah mendapat masukan dari berbagai Vendor, tentukanlah modul-modul yang perlu ada dalam sistem HRIS Anda. Penerapan sistem HRIS sekali jadi sangatlah langka, oleh sebab itu buatlah pentahapan dalam implementasi HRIS. Mulailah dari hal yang sederhana, terjangkau namun apabila diterapkan akan sangat memberikan efisiensi dalam pengelolaan SDM. OrangeHRM datang dengan modul-modul yang menunjang proses otomatisasi HR.

5. Pilih HRIS dan ajukan proposal ke pimpinan perusahaan

Nah, sekarang tiba saatnya Anda mengajukan usulan implementasi HRIS kepada pucuk pimpinan perusahaan. Melihat kecermatan dan antusiasme Anda dalam mempersiapkan hal ini, pastilah bos Anda mengangguk setuju.


Salam OrangeHRM

Komunitas OrangeHRM-Indonesia
www.orangehrm-indonesia.com

The More You Share, The More You Earn

Share Artikelmu Tentang HR
Dapatkan Reward Ekslusif

Gratis sampai kapanpun

Rekomendasi Untuk Anda