Penerimaan tenaga kerja honorer dikurangi

Prima Tri Anggara 25 January 2010

Penerimaan tenaga kerja honorer dikurangi
oleh : Agust Supriadi

Pemerintah mengurangi jumlah penerimaan tenaga kerja honorer pada tahun ini menjadi 30% menyusul kenaikan jumlah pengangkatan pegawai tetap.

Everett Ernest Mangindaan, Meneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, menuturkan sehubungan telah diangkatnya sebagian besar tenaga kerja honorer menjadi pegawai tetap, maka target penerimaan tenaga honorer akan dikurangi.

Dia mengungkapkan apabila rata-rata penerimaan tenaga honorer pada 2005-2009 sekitar 65%, maka untuk tahun ini persentasenya diturunkan jadi 30%.

”Dulu kita menerima tenaga honerer 65%, sedangkan 45% dari umum. Sekarang karena sudah banyak yang kita terima tahun 2005-2009, makanya sekarang diturunkan. Toh itu juga tinggal 104 ribu lagi (tenaga honorer yang belum diangkat),” jelas dia seusai rapat kerja gabungan (Komisi II, VIII, dan X) DPR hari ini.

Menurutnya, pemerintah tidak ingin aparatur negara yang tidak terkualifikasi, meski dibutuhkan juga tenaga-tenaga yang segar. Karenanya, diharapkan pada tahun ini, sekitar 70% tenaga kerja yang masuk berasal dari tenaga yang benar-benar baru.

”Menpan akan alokasikan 30% [untuk tenaga honorer] dari alokasi tenaga kerja nasional. Kita harapkan 70% tenaga segar,” ujarnya.

Merujuk pada data Kementrian PAN-BR, sejak 2005-2009 tenaga kerja honorer yang telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil mencapai 899.196 orang, dari 920.702 tenaga honorer yang ada di instansi pemerintahan. (bisnis.com)


The More You Share, The More You Earn

Share Artikelmu Tentang HR
Dapatkan Reward Ekslusif

Gratis sampai kapanpun

Rekomendasi Untuk Anda