Rekrutmen Internal Tenaga Kerja Perusahaan

Ade Susilo 04 March 2018

Rekrutmen tenaga kerja merupakan kegiatan yang kegiatan rutin sebuah perusahan. Rektrumen bisa dilakukan tiap semester, tiap tahun atau tiap dua tahun, tergantung dari perencanaan masing-masing perusahaan. Rekrutmen adalah serangkaian proses kegiatan mencari, menemukan serta menarik para calon tenaga kerja untuk mengisi suatu kekurangan posisi jabatan suatu perusahaan. Sebuah rekrutmen yang efektif secara tidak langsung akan berdampak positif pada kemajuan suatu perusahaan.
Proses rekrutmen yang dibuat harus berdasarkan pada perencanaan tenaga kerja (manpower planning) secara menyeluruh dan penuh perhitungan agar didapat hasil yang ideal. Secara umum dalam penyusunan perencanaan tenaga kerja harus dapat memperkirakan jumlah tambahan tenaga kerja yang diperlukan setiap tahun. Dalam hal ini juga melihat perkiraan jumlah tenaga kerja yang berhenti karena pensiun, pindah kerja atau hal lainnya. Perencanaan tenaga kerja juga dapat memberikan gambaran yang jelas tentang calon tenaga kerja yang diharapkan akan mengisi kekosongan, kekurangan atau menggantikan posisi yang akan berhenti.
Banyak perusahaan-perusahaan besar menggunakan rekrutmen internal untuk mengisi kekosongan sebuah posisi pekerjan terutama untuk posisi manajemen di perusahaan mereka. Beberapa metode yang dapat dilakukan dengan pendekatan ini yaitu penempatan pekerjaan (job posting), rekomendasi karyawan dan inventarisasi keahlian. Metode-metode sudah lama dikenal namun di Indonesia belum banyak perusahaan yang menerapkannya secara terbuka.
Job posting banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan besar di dunia. Biasanya mereka mengumumkan posisi yang tersedia kepada semua karyawan media informasi internal perusahaan seperti surat edaran, memo atau papan pengumuman. Pengumuman tersebut lengkap dengan informasi mengenai persyaratan atau kualifikasi calon dan rincian jelas lowongan atau pekerjaan yang ditawarkan. Dengan metode ini, setiap karyawan mendapat kesempatan yang sama untuk mengajukan diri pada posisi yang ditawarkan. Di Indonesia, metode ini kurang popular. Penyebabnya adalah budaya kita yang tidak lazim untuk mengajukan diri untuk sebuah posisi dan kurangnnya keterbukaan dalam sistem manajemen perusahaan.
Cara lain yang dilakukan dalam rekrutmen internal adalah rekomendasi karyawan. Berbeda dengan job posting, cara ini cukup banyak diterapkan perusahaan di Indonesia. Biasanya rekomendasi berasal dari atasan langsung untuk bawahannya. Namun budaya di Indonesia yang belum sepenuhnya terbuka jarang memberi kesempatan atau memberi perhatian terhadap usulan atau rekomendasi dari bawahan atau dari rekan kerja.
Inventaris keahlian adalah sebuah proses kegiatan pengumpulan data tentang keahlian karyawan, latar belakang pendidikan, riwayat hidup, pengalaman kerja, prestasi, penilaian kinerja atau aspek lain yang dianggap penting. Semua data tersebut dikumpulkan dan diolah sehingga menjadi sebuah database yang baik untuk mempermudah identifikasi karyawan yang memiliki potensi mengisi kekurangan atau kekosongan sebuah jabatan yang ada saat dibutuhkan.
Rekrutmen internal perusahaan memberikan banyak kesempatan dan motivasi kepada karyawan yang telah bekerja. Mereka melihat bahwa kompetensi dan keahlian mereka dihargai sehingga mereka akan lebih loyal dan semangat dalam bekerja di perusahaan. Memberikan sebuah posisi kepada karyawan yang telah bekerja lama diperusahaan juga meminimalisir resiko untuk keluar dari pekerjaan serta penilaian potensi dan kompetensi lebih akurat daripada tenaga kerja yang baru. Lebih dari itu, pendekatan ini lebih hemat waktu untuk orientasi dan pelatihan.

The More You Share, The More You Earn

Share Artikelmu Tentang HR
Dapatkan Reward Ekslusif

Gratis sampai kapanpun

Rekomendasi Untuk Anda