Berpikir Strategis (Strategic Thinking)

SUGENG RIANTO 18 June 2010

Adalah kemampuan menilai dan mengembangkan visi dan strategi yang berorientasi pada masa depan yang berkaitan dengan pengetahuan dan analisa yang memadai tentang faktor internal:kebutuhan bisnis, kemampuan dan potensi, serta faktor eksternal: Kecenderungan (trend) pasar, industri, politik dan ekonomi.
Intinya: Apakah seseorang berpikir mengenai visi jangka panjang dan memahami dampak dari tindakan atau keputusannya dalam jangka panjang?
1.Menilai dan mengaitkan tugas jangka pendek atau sehari-hari dalam konteks strategi bisnis atau perspektif yang jangka panjang; mempertimbagkan apakah sasaran jangka pendek akan menunjang sasaran jangka panjang. Mengkaji kesesuaian antara tindakan sendiri terhadap rencana strategis bank. Mempertimbangkan gambaran yang lengkap (“big picture”) setiap menghadapi peluang atau proyek atau berpikir tentang aplikasi jangka panjang ketika mengambil tindakan.
2.Memahami perkiraan arah industri dan bagaimana perubahan2 dapat mempengaruhi perusahaan. Memikirkan bagaimana proses kebijakan dan metode yang dilakukan saat ini (bukan tindakannya, namun hal-hal yang sedang terjadi-ongoing issue) bisa berdampak terhadap perkembangan dan kecenderungan (trend) ekonomi, politik dan teknologi dimasa mendatang.
3.Mengembangkan dan menetapkan sasaran, tujuan atau proyek jangka panjang. Merumuskan strategi untuk digunakan sebagai pedoman bagi tim, fungsi atau perusahaan dalam mencapai tujuan perusahaan.
4.Menyusun kembali tim, fungsi dan atau bank yang dinilai akan dapat mencapai tujuan jangka panjang dengan lebih baik. Merencanakan serangkaian tindakan untuk mencapai sasaran atau visi jangka panjang; dan atau berbagi (share) tentang visi masa depan tim, fungsi atau bank yang diinginkan.
Cara Pengembangan:
Cara terbaik untuk mengembangkan kompetensi ini ialah belajar berpikir dan bertindak seperti seseorang yang memiliki kompetensi ini dengan tingkat kedalaman yang tinggi. Pemantauan yang teratur terhadap penetapan sasaran kerja dan pengkajian terhadap pencapaian sasaran kerja tersebut adalah sangat penting. Memang sulit, tetapi masih mungkin dilakukan untuk mengembangkan kemampuan untuk menyelaraskan berbagai visi jangka panjang dan berbagai konsep dengan pekerjaan sehari-hari.
Contoh Aktivitas Dalam Pekerjaan Sehari-hari:
1.Menatakerjakan catatan berbagai situasi yang dapat digunakan untuk meneliti berbagai fakta mengenai pemikiran strategis yang dibuat oleh orang lain . Pola pikir apa saja yang dapat dilihat? Apa yang mereka pikirkan saat mereka mengembangkan strategi-strategi dimaksud.
2.Membaca berbagai strategi perusahaan lain diberbagai majalah bisnis atau buku. Memikirkan seberapa baiknya strategi dimaksud bila diterapkan diperusahaannya.
3.Menganalisis berbagai produk dan jasa perusahaannya dari sudut pandang pelanggan.
4.Mempelajari sejarah Perusahaannya. Mendiskusikan dengan para pegawainya yang telah lama bekerja tentang pa yang telah terjadi dan mengapa terjadi.
5.Mempelajari praktek unggulan (benchmarking) dari berbagai perusahaan lain.
6.Mempelajari strategi perusahaan lain, memikirkan berbagai ancaman dan peluang yang potensial terhadapnya.
7.Mengembangkan tiga atau empat tujuan utama, merinci bagaimana kontribusinya bagi efektivitas perusahaan terhadap laba, pertumbuhan, kepuasan pelanggan dan lain-lain.
8.Mengembangkan metodologi untuk mengevaluasi situasi eksternal. Mengembangkan pendekatan baku untuk memperoleh dan bereaksi terhadap informasi baru tentang perubahan industri yang dinamis, apakah berasal dari pelanggan, pemerintah, pesaing atau sumber-sumber lain.
9.Mengantisipasi dampak perubahan lingkungan bagi perusahaannya. Membuat daftar tentang perubahan-perubahan yang mungkin terjadi terhadap industri dan bagaimana dampaknya terhadap produk atau jasa perusahaan. Melakukan penilaian tentang kemungkinan setiap kejadian (rendah, sedang atau tinggi) dan kerangka waktunya. Menggunakan informasi ini untuk memprioritaskan strategi, memfokuskan diri pada kejadian yang memiliki dampak yang paling signifikan terhadap organisasi dan kemungkinan terjadinya paling tinggi.

The More You Share, The More You Earn

Share Artikelmu Tentang HR
Dapatkan Reward Ekslusif

Gratis sampai kapanpun

Rekomendasi Untuk Anda